PEKANBARU - Meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah Provinsi Riau tidak menyurutkan kesiapsiagaan Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin dalam melaksanakan pemantauan dan patroli udara guna memastikan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap terkendali, Senin (5/10/2026).


Menggunakan pesawat patroli Cessna 208B dengan nomor registrasi PK-SNP dan helicopter H 225 M Caracal, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin kembali melaksanakan patroli udara dengan menyisir sejumlah wilayah yang masih memiliki potensi terjadinya karhutla.


Berdasarkan data hotspot satelit Terra/Aqua, pada hari ini terpantau 7 titik panas yang tersebar di beberapa wilayah Provinsi Riau, meliputi Kabupaten Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir (Inhil), Indragiri Hulu (Inhu), dan Kampar.


Dari udara, personel Satgas Udara melakukan pengamatan secara cermat terhadap kondisi tutupan lahan, potensi kepulan asap, serta indikasi titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap indikasi dapat terdeteksi sedini mungkin dan segera ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.


Kegiatan patroli udara ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin untuk menjaga kesiapsiagaan dan melaksanakan pemantauan secara berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus merupakan wujud nyata peran TNI Angkatan Udara dalam mendukung penanggulangan karhutla, menjaga kelestarian lingkungan, serta mewujudkan Riau bebas asap.***