JAKARTA – Reputasi Garuda Indonesia di kancah internasional kembali menjadi sorotan setelah Skytrax menurunkan statusnya dari maskapai bintang lima menjadi bintang empat.(6/3)
Lembaga pemeringkat penerbangan dunia yang berbasis di Inggris tersebut melakukan penyesuaian terhadap predikat World Airline Star Rating milik Garuda Indonesia.
Sertifikasi Skytrax selama lebih dari dua dekade dikenal sebagai salah satu tolok ukur mutu paling bergengsi di industri penerbangan global.
Peringkat ini diberikan berdasarkan analisis mendetail terhadap standar kualitas maskapai atau bandara oleh kantor audit Skytrax. Skala penilaian berkisar dari 1 Bintang hingga peringkat eksklusif 5 Bintang untuk maskapai dan bandara.
Dalam evaluasi terbaru, kategori penerbangan jarak jauh (long haul) Garuda Indonesia, baik kelas bisnis maupun kelas ekonomi, memperoleh penilaian 3,5 bintang.
Sementara untuk penerbangan jarak pendek (short haul), kelas bisnis dan ekonomi masing-masing meraih bintang empat.
Penilaian tersebut menunjukkan adanya penurunan kualitas yang relatif merata di berbagai rute layanan maskapai.
Skytrax menyatakan penurunan predikat ini berkaitan dengan merosotnya standar produk selama masa restrukturisasi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Meskipun kualitas keramah-tamahan awak kabin dan staf darat dinilai tetap solid, sejumlah fasilitas teknis dan penunjang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria ketat maskapai bintang lima.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi kenyamanan kursi, kelengkapan fasilitas tambahan (amenities), sajian makanan dan minuman, sistem hiburan dalam pesawat (in-flight entertainment), serta standar kebersihan kabin.
“Garuda Indonesia, yang dulunya merupakan maskapai bintang 5, sedang menjalani masa restrukturisasi. Dengan banyaknya produk di dalam pesawat dan fasilitas darat di Jakarta dan Denpasar yang kini sudah sangat ketinggalan zaman dan perlu ditingkatkan/dimodernisasi, peringkat Garuda Indonesia telah diturunkan menjadi maskapai bintang 4,” dikutip dari laman resmi Skytrax, Rabu (4/3).
Secara umum, terdapat 69 maskapai global full service maupun low-cost carrier (LCC) yang berada di peringkat bintang empat, termasuk Air Canada, Air France, British Airways, Malaysia Airlines, Scoot, Qantas, China Airlines, KLM, Citilink, Philippines Airlines, IndiGo, hingga EmiratesEmirates, seperti dilansir dari CNA.Id
Editor : ERICK




