Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Inovasi Indonesia Lewat Taiwan Innotech Expo 2026
DUMAI – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai kembali mengukir prestasi di tingkat internasional dengan meraih Silver Award dan Special Award dalam ajang Taiwan Innotech Expo (TIE) 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Korea Invention Promotion Association (KIPA) dan Taiwan Invention Association (TIA) di Taipei World Trade Center (TWTC) Hall 1, Taiwan, pada 17–19 September 2026.
Berdasarkan siaran pers yang diterima pada Kamis (22/10/2026), penghargaan tersebut diraih melalui inovasi bertajuk “Meningkatkan Margin dan Menurunkan Intensitas Emisi GHG Melalui Sewa Gas Engine Generator (SEGA) di RU II Dumai.” Inovasi ini dikembangkan oleh Gugus PC-Prove SEGA, tim inovasi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai.
Tim tersebut terdiri atas Wildan Prayogo sebagai ketua, bersama Alif Nuzulul Hidayat, Teuku Ade Farhan, Arfan Marwazi, Edo Teguh Irwanto, Ismannur, dan M. Azmi Burhan. Sementara itu, David Siahaan berperan sebagai fasilitator.
Ketua Gugus PC-Prove SEGA, Wildan Prayogo, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif tim dalam menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan operasional kilang.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan, sekaligus mendukung efisiensi dan kinerja lingkungan,” ujar Wildan.
Secara teknis, inovasi SEGA berfokus pada optimalisasi sistem penyediaan energi listrik untuk mendukung operasional kilang. Sebelum inovasi diterapkan, kebutuhan listrik kilang terutama dipenuhi melalui Steam Turbine Generator (STG), yakni pembangkit listrik yang memanfaatkan energi uap sebagai penggerak turbin.
Melalui implementasi SEGA, Gas Engine Generator (GEG) berbahan bakar gas alam dimanfaatkan sebagai alternatif pembangkit yang melengkapi sistem kelistrikan eksisting. Langkah ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan energi sekaligus membuka peluang peningkatan efisiensi operasional.
Inovasi tersebut juga memperkuat sinergi antar-subholding Pertamina melalui kolaborasi dengan PT Pertamina Power Indonesia (PPI), khususnya dalam penyediaan fasilitas pembangkit listrik beserta dukungan sumber daya manusia untuk operasionalnya.
Selain memberikan nilai tambah ekonomi melalui optimalisasi biaya penyediaan energi dan peningkatan margin perusahaan, implementasi SEGA turut mendukung upaya penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (greenhouse gas/GHG). Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendorong operasional kilang yang efisien, andal, dan berkelanjutan.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa perusahaan terus berupaya menjaga keandalan operasional kilang guna mendukung ketersediaan energi nasional. Bersamaan dengan itu, pengembangan inovasi teknologi terus didorong untuk menjawab kebutuhan operasional, dengan mengoptimalkan potensi dan kompetensi pekerja Kilang Dumai serta Kilang Sungai Pakning.
Ia juga mengapresiasi dedikasi seluruh Perwira Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan sekaligus membawa nama Indonesia ke panggung internasional.
“Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan bahwa talenta-talenta terbaik Indonesia dari Kilang Dumai mampu menunjukkan daya saing dan keunggulannya dalam menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Setiap inovasi yang berhasil dikembangkan oleh Perwira Kilang Dumai merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi operasional yang efisien, andal, serta ramah lingkungan,” ujar Iwan.
Senada dengan itu, Manager Human Capital PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Ari Winanto, menilai partisipasi Perwira Kilang Dumai dalam forum inovasi internasional, seperti TIE 2026, memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas, serta mendorong pertukaran pengetahuan dengan pelaku inovasi dari berbagai negara.
Menurutnya, budaya continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan perlu terus diperkuat agar para pekerja mampu mengembangkan gagasan inovatif yang berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan dan memberikan manfaat bagi perusahaan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Taiwan Innotech Expo menghadirkan 551 karya inovasi dari berbagai negara. Ajang tersebut menjadi forum internasional untuk mempertemukan para inovator, memperluas pertukaran teknologi, mendorong kolaborasi industri, serta membuka peluang komersialisasi dan transfer teknologi.
Keikutsertaan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sebagai salah satu perwakilan Indonesia dalam TIE 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi nasional kepada komunitas internasional sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku industri, lembaga riset, dan mitra strategis dari berbagai negara.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi yang berangkat dari kebutuhan operasional dapat memiliki daya saing di tingkat global. Melalui pengembangan teknologi yang berorientasi pada efisiensi ekonomi dan pengelolaan lingkungan, Kilang Dumai terus mendorong terciptanya operasional energi yang lebih optimal dan berkelanjutan. (*)