Produk Jurnalistik dan produk tulisan memakai Chatgpt, Ada Bedanya !
PEKANBARU - Kemajuan Teknologi saat ini, sangat membantu dalam berbagai aspek kehidupan. Seperti bidang ekonomi, usaha perkebunan, Perdagangan online, termasuk dalam bidang jurnalistik.
Dalam aktivitas seorang wartawan, program chatgpt ini cukup membantu dalam membuat redaksi atau rilis suatu kejadian yang diolah menjadi product Pers, berupa berita.
Tetapi dari beberapa hasil survey, banyak product rulisan tersebut yang tidak lagi mengacu kepada 5W1H. Hal tersebut terlihat dari adanya kalimat yang berulang, tidak ada narasumber, tidak memberikan tempat lokasi kejadian, tidak menerangkan proses awal kejadian dan banyak hal lainnya yang sebagaimana diatur dalam UU PERS,Kode Etik Jurnalistik.
Sehingga saat ini, jika masyarakat awam yang membacanya, seperti membaca suatu tulisan atau cerita opini tanpa narasumber yang tetap mengarah kepada suatu penekanan adanya suatu kejadian atau peristiwa.
Kabid Kominfo LSM BERANTAS, E.D Simanjuntak, kepada rekan saudara media saat dikonfirmasi menyampaikan" Kemajuan Teknologi ini cukup baik dan banyak membantu rekan kita, tetapi tolong juga dipadukan dengan aturan baku 5W1H. Dan jangan asal tabrak saja, langsung naik dan tayang tanpa memenuhi hal yang menjadi acuan bagi product jurnalistik"
" Program Chatgpt cukup membantu, tetapi tiori menulis berdasarkan 5W1H tetap menjadi acuan utama dan harus disesuaikan, diedit, agar tercipta product jurnalistik yang baik, berasal dari narsum yang kompeten, benar, berimbang dan dapat disajikan ke publik," Tutup Erick.***
Tim